MC at Wedding Ceremony

Photo by Trung Nguyen on Pexels.com

Draf MC pada acara perkawinan ini saya baca dari internet “Just Married Films” dengan judul, “The Ultimate Guide to Write a Wedding Emcee Script”.

Saya tertarik karena saya juga ingin berbagi ilmu dengan apa yang telah saya baca dari beberapa sumber di internet dan menterjemahkan dalam bahasa Indonesia, agar saya dan pembaca dapat menambah istilah kosa kata dalam bahasa Inggris. Menuliskan kembali draf MC berikut.

Draf MC pada acara perkawinan ini diambil dari acara perkawinan adat Cantonese yang akan menyebutkan istilah “Yam Seng”. Dapat dilihat di link berikut, yang diposting oleh Ni Made Sri Andani, 25 Juni 2019, ketika diundang salah satu temannya yang menikah di restaurant Damansara, Kuala Lumpur Malaysia. Jika pembaca ingin mengetahui secara langsung tentang istilah “Yam Seng” dapat membaca di linknya.

Secara garis besar “Yam Seng” adalah kegiatan bersulang yang dilakukan kedua mempelai dan para tamu undangan untuk bersulang kemudian meneriakkan kata “Yaaaaaaam” dan “Seng” sebanyak 3x. Ucapan ini sebagai doa untuk kedua mempelai agar selalu berbahagia hingga akhir hayat, pengantin agar segera memiliki keturunan,  dan ucapan terima kasih serta doa untuk para tamu agar diberikan kebahagiaan dan kesuksesan.

Menarik bukan jika mengenal budaya pengantin dari berbagai belahan dunia. Berikut adalah link Ni Made Sri Andani yang menjelaskan istilah “Yam Seng” lebih detail.

Disini saya akan lebih fokus kepada persiapan MC sebelum tampil dan membuat draf MC pada acara perkawinan.

Jika anda diminta oleh calon pengantin untuk menjadi MC pada acara pernikahan mereka, tidak perlu khawatir. Panduan berikut akan banyak membantu.

Langkah awal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebagai berikut:

  1. Memahami calon mempelai.

Mempelai adalah tokoh utama pada hari bahagia mereka. Sehingga merekalah sebagai pusat perhatian dari acara pernikahan tersebut. MC perlu mengetahui tema dan sentuhan apa yang diinginkan mempelai juga keluarga kedua pasangan tersebut. MC harus mendiskusikan alur pernikahan atau susunan acara dengan mereka agar memudahkan MC ketika akan membawakan acara sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

  1. Mengetahui nama-nama penting yang akan dibacakan MC

MC memastikan mengenali tamu penting, seperti orang tua mempelai, kakek-nenek atau teman-teman penting agar MC tidak salah ketika mengucapkan nama orang yang mereka cintai di depan semua orang karena hal ini dapat menjadi bahan tertawaan yang menyebabkan situasi canggung. Periksa kembali dengan kedua mempelai agar situasi menjadi menyenangkan dan tidak terjadi kesalahan.

  1. Rencana pernikahan

Acara pernikahan di suatu daerah akan berbeda dengan daerah lain, demikian juga dengan beda negara. MC harus memastikan rencana program untuk jamuan pernikahan mempelai. Memastikan bahwa MC memahami rencana dan alur acara yang diinginkan mempelai. Susunan acara secara umum yaitu pidato oleh mempelai dan beberapa orang yang mereka cintai, pemotongan kue dan upacara “Yum Seng” yang merupakan adat Cantonese. Beberapa pasangan mungkin juga merencanakan permainan, tarian, atau interaksi dengan penonton.

Meskipun ada alur dan naskah yang tetap, MC juga dapat menyiapkan beberapa lelucon untuk menambah spontanitas dan membumbui suasana.

  1. Berkoordinasi dengan vendor pernikahan

Untuk memastikan pernikahan berjalan lancar, vendor pernikahan juga memainkan peran utama. Sebaiknya MC untuk bertemu dengan perencana pernikahan dan mengoordinasikan beberapa isyarat untuk digunakan pada hari pernikahan. Misalnya, saat mempersiapkan upacara pemotongan kue, MC dapat menggunakan isyarat tangan untuk memberitahu. Hal ini akan memudahkan MC ketika MC menyebutkan “acara pemotongan kue” dan kue sudah siap.

Selain wedding planner, vendor lain yang juga harus MC ketahui yaitu manajer restoran atau hotel, fotografer, videografer, dan band pertunjukan jika ada. MC mencari tahu apakah ada momen tertentu yang harus diketahui. MC dapat menanyakan kepada pengatur acara.

  1. menyiapkan Wedding MC Script atau draf.

Ketika MC memiliki detailnya, saatnya untuk mulai menulis skrip MC agar memudahkan MC dalam mengatur waktu.

Biasanya akan dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa nasional/ daerah mereka. Beberapa pasangan mungkin menginginkan pembawa acara (MC) untuk setiap bahasa. Nanun bisa jadi satu MC untuk menguasai dua bahasa tersebut.

Tahapan-tahapan MC pada saat tampil:

Invitation to be seated

Pada waktu yang ditentukan, pembawa acara meminta semua tamu untuk duduk. Ini harus dilakukan tepat waktu untuk memastikan tidak akan ada penundaan di segmen mana pun.

“Good evening, ladies and gentlemen! As the banquet will be starting shortly, may we request for all guests to be seated, please. Thank you.”

“Selamat malam bapak dan ibu! Karena perjamuan akan segera dimulai, perkenankan kami meminta semua tamu untuk duduk. Terima kasih.” (para tamu dipersilakan untuk duduk)

Introduction 

(MC membuka dan memperkenalkan diri)

Setelah para tamu duduk, MC memperkenalkan diri. MC mengucapkan terima kasih kepada para tamu yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara pernikahan. MC juga memberitahukan akan kehadiran tamu penting (kedua orang tua mempelai). MC sebaiknya mengetahui nama dari kedua orang tua mempelai atau memanggil mereka dengan menggunakan nama keluarga, Mr and Mrs Kim.

“Once again, a very good evening to everyone! Welcome to the wedding dinner of (Rayhan) and (Raisa). I’m (Sarah) and I’m honored to be your emcee for tonight. On behalf of the couple and their parents, I would like to thank each and every one of you for taking the time to join us on this joyous occasion to celebrate the union of (Rayhan) and (Raisa).”

“Sekali lagi, selamat malam hadirin yang berbahagia! Selamat datang di acara makan malam pernikahan (Rayhan) dan (Raisa). Saya (Sarah) merasa terhormat menjadi pembawa acara bapak ibu pada malam hari ini. Atas nama kedua mempelai dan orang tua mempelai, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu karena telah meluangkan waktunya untuk bergabung dengan kami pada kesempatan yang menggembirakan ini untuk merayakan dipersatukannya (Rayhan) dan (Raisa).”

1st montage

Pembawa acara kemudian akan mengarahkan perhatian para tamu ke layar monitor. Sebuah montase akan mulai diputar. Montase ini bisa diisi dengan foto masa kecil mempelai yang beranjak dewasa. Perjalanan mempelai sejak awal.

“Before we begin, let us first take a look at their journey from young and the happy memories they shared over the years.”

“Sebelum kita mulai, marilah kita melihat perjalanan mempelai dari kecil dan kenangan indah yang mereka bagikan selama bertahun-tahun.”

1st march in

Kemudian MC meminta semua orang untuk berdiri dan menyambut mempelai. Lampu meredup, musik dimulai dan mempelai masuk menuju pelaminan.

“And now, ladies and gentlemen, for the moment you’ve been waiting for! Let us all rise and put our hands together to welcome the newlyweds, (Rayhan) and (Raisa).”

“Bapak ibu yang kami hormati, inilah saat yang ditunggu-tunggu! Marilah kita semua berdiri dan bergandengan tangan untuk menyambut pengantin baru, (Rayhan) dan (Raisa).”

Cake cutting ceremony

Setelah mempelai naik ke atas panggung, MC mengundang mempelai untuk memotong kue pernikahan. MC juga disarankan untuk mengatakan sesuatu yang simbolis dari ritual tentang pemotongan kue ini. Kata-kata yang diucapkan MC dapat menghubungkan manisnya kue dengan pernikahan pasangan.

“Now, we shall invite the couple on stage for the cake cutting ceremony. May their marriage be filled with sweet moments as they begin this new chapter of their lives together!”

“Sekarang, kami akan mengundang kedua mempelai untuk naik ke atas panggung untuk upacara pemotongan kue. Semoga pernikahan mereka dipenuhi dengan momen-momen manis saat mereka memulai babak baru kehidupan mereka bersama!”

Setelah kue dipotong, pembawa acara segera untuk bertepuk tangan maka para tamu secara otomatois akan mengikuti untuk bertepuk tangan. Selanjutnya, saatnya untuk memulai makan malam.

“Thank you (Rayhan) and (Raisa). Dinner will be served shortly. We hope that everyone will enjoy what we have prepared and have a wonderful evening. Enjoy!”

“Terima kasih (Rayhan) dan (Raisa). Makan malam akan segera disajikan. Kami berharap semua tamu undangan akan menikmati apa yang telah kami siapkan dan memiliki malam yang indah. Selamat Menikmati!”

2nd montage

Setelah para tamu menyelesaikan beberapa hidangan, pembawa acara akan mengarahkan perhatian mereka ke layar lagi untuk montase ke-2. Montase ini biasanya berupa video kegiatan pernikahan pasangan di pagi hari. Hal ini akan memberikan kesempatan kepada para tamu yang tidak hadir di bagian awal pernikahan juga mengetahui apa yang pasangan telah lalui.

“Ladies and gentlemen, we hope you are enjoying the food so far. Now, for those who were not present during the morning ceremony, you might be curious about what went down! Let us focus our attention back on the screen again to revisit some of the exciting moments that took place earlier on.” 

“Hadirin yang berbahagia, kami berharap para hadirin dapat menikmati santapan malam ini. Dan bagi yang tidak hadir pada saat upacara di pagi hari, mungkin penasaran dengan apa yang terjadi! Mari kita fokuskan perhatian kita kembali ke layar lagi untuk melihat kembali beberapa momen menarik yang terjadi sebelumnya.”

Lampu akan redup saat video dimulai. Selama penayangan video, mempelai akan berganti pakaian dengan pakaian lain untuk tampil kedua.

2nd march in 

Pembawa acara menyambut kedua mempelai kembali untuk penampilan kedua mereka.

Ladies and gentlemen, once again, let us put our hands together to welcome the lovely couple back!”

Hadirin yang berbahagia, sekali lagi, mari kita bergandengan tangan untuk menyambut pasangan yang tampan dan cantik ini kembali!”

(Pop the champagne)

Saat pasangan itu mendekati panggung, pembawa acara akan mengundang mereka untuk meminum sampanye.

“We shall now invite the couple up to pop the champagne.”

“Sekarang kita akan mengundang kedua mempelai untuk minum sampanye.”

Setelah mereka meminum sampanye, tiba saatnya untuk mengundang orang tua mempelai, anggota keluarga dekat dan anggota pesta pernikahan untuk bergabung dalam upacara tradisional “Yum Seng”.

“As champagne is a symbol of celebrations and happiness, may I invite the parents, relatives and close friends of the couple up onto the stage to join (Rayhan) and (Raisa) in the traditional yum seng. For the rest of the guests, let’s also rise and raise our glasses to give three toasts to celebrate this joyous occasion!” 

“Karena sampanye adalah simbol perayaan dan kebahagiaan, izinkan saya mengundang orang tua, kerabat, dan teman dekat mempelai ke atas panggung untuk bergabung dengan (Rayhan) dan (Raisa) dalam acara tradisional “Yum Seng”. Untuk para tamu lainnya, mari kita juga berdiri dan mengangkat gelas kita untuk bersulang tiga kali untuk merayakan kesempatan yang menggembirakan ini!”

Ketika semua orang telah berdiri di tempat mereka masing-masing dengan memegang gelas, pembawa acara akan memulai setiap bersulang dengan sebuah pepatah. Ucapan tersebut bisa berbeda-beda sesuai dengan keinginan orang tua terhadap pasangan tersebut. Ini dapat didiskusikan terlebih dahulu dengan pembawa acara. Sementara itu, beberapa yang umum adalah sebagai berikut.

“The first toast wishes the couple an eternal love in their marital life”

“Toast pertama semoga kedua mempelai saling mencintai selamanya di dalam kehidupan pernikahan mereka”

“The second toast wishes the couple a marriage full of mutual respect and appreciation in their life ahead. 

“Toass kedua semoga mempelai saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan mereka di masa depan.

“The third toast blesses the couple with bountiful children in their lives ahead. 

“Toast ketiga memberkati mempelai dengan anak-anak yang baik dalam kehidupan mereka di masa depan.

Setelah bersulang, mempelai akan tetap di atas panggung untuk memberikan pidato ucapan terima kasih.

Couple’s speech

“Thank you, everyone. Please take your seats while we invite the couple to say a few words now.”

“Terima kasih bapak ibu. Kami persilakan untuk duduk dan kami mengundang mempelai untuk mengucapkan beberapa patah kata sekarang. ”

Segmen ini dapat bervariasi berdasarkan berapa banyak pidato yang akan disampaikan oleh mempelai maupun orang-orang penting (orang tua atau kerabat). Pembawa acara harus mempersiapkan terlebih dahulu pengenalan singkat tentang siapa yang akan memberikan pidato sebelum setiap pidato dimulai.

Setelah pidato, mempelai akan berpindah dari satu meja ke meja lainnya untuk berfoto.

Photo-taking

Thank you (Rayhan) and (Raisa) for your touching words. We wish you all the best as you embark on this new chapter of your lives together. The couple will now be going around to have their photos taken with each table. Please enjoy the rest of the dinner in the meantime!

Terima kasih (Rayhan) dan (Raisa) atas kata-kata yang menyentuh. Kami berharap yang terbaik untuk Anda berdua, saat memulai babak baru untuk hidup bersama. Mempelai sekarang akan berkeliling untuk mengambil berfoto di setiap meja. Silakan menikmati makan malam!

End of banquet

Saat malam hampir berakhir, pembawa acara akan naik ke panggung lagi untuk mengakhiri upacara pernikahan.

“Ladies and gentlemen, we have come to the end of the wedding banquet. On behalf of the couple and their parents, I thank you once again for taking the time to come here to celebrate this joyful union. I hope you have enjoyed your time here tonight. Thank you!

“Bapak ibu yang kami hormati, kita telah sampai di penghujung pesta pernikahan. Atas nama mempelai dan orang tua mempelai, saya sekali lagi berterima kasih karena bapak ibu telah meluangkan waktunya untuk datang ke sini ikut merayakan persatuan yang menyenangkan ini. Saya harap bapak ibu menikmati waktu kebersamaan malam ini. Terima kasih!

Nani Kusmiyati

Jonggol, 30 August 2021

Artikel-11, Lomba KMAA

Ref:

Diterbitkan oleh nanikusmiyati

Dosen yang terus belajar sepanjang hayat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: